Sumenep — GNN//.Program Be-SMART (Bimbingan dan Edukasi Spiritual untuk Kesehatan Mental Masyarakat) yang merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) dengan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, kini mulai menunjukkan implementasi nyata di tingkat lapangan.Kamis 30April 2026
Tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Abdul Wasid (Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep) dan Ellya Fardasah (Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep) ini terlihat jelas melalui kegiatan koordinasi dan pelaksanaan program di wilayah Kecamatan Rubaru.
Salah satu bentuk nyata pelaksanaan tersebut digelar di Puskesmas Rubaru, melalui sinergi antara Kepala Puskesmas Rubaru, dr. Ica, dan Kepala KUA Rubaru, Faisal Haq Imansyah. Kegiatan ini juga ditandai dengan koordinasi langsung antara pihak KUA dan Puskesmas dalam rangka menjalankan program Be-SMART di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, tampak keterlibatan aktif penyuluh agama bersama tenaga kesehatan dalam menyusun langkah strategis pelayanan kesehatan mental berbasis spiritual. Kolaborasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek teknis seperti penyuluhan, pendampingan, hingga layanan konseling kepada masyarakat.
Program Be-SMART sendiri dirancang untuk menjawab meningkatnya persoalan kesehatan mental di tengah masyarakat, dengan pendekatan yang menggabungkan aspek medis dan nilai-nilai keagamaan. Di tingkat Rubaru, kegiatan difokuskan pada edukasi kesehatan mental, pembinaan keluarga, serta penguatan ketahanan spiritual masyarakat.
Kepala KUA Rubaru, Faisal Haq Imansyah, menegaskan bahwa peran penyuluh agama sangat penting dalam mendampingi masyarakat, terutama dalam menghadapi persoalan psikologis yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan keluarga. Sementara itu, dr. Ica sebagai Kepala Puskesmas Rubaru menilai kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan mental.
Dengan adanya koordinasi intens antara KUA dan Puskesmas, program ini diharapkan mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor yang sebelumnya tertuang dalam dokumen formal kini benar-benar diimplementasikan hingga tingkat pelayanan dasar, menjadikan Rubaru sebagai salah satu titik awal penguatan layanan kesehatan mental berbasis spiritual di Kabupaten Sumenep.red_Agustina



















