Surabaya-Gnn.my.id Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Madas Sedara Jawa Timur, Nurul Hidayat, S.H., menyampaikan kritik keras terhadap maraknya tempat hiburan malam yang diduga melanggar aturan perizinan, terutama di Kota Surabaya. Banyak tempat hiburan beroperasi dengan izin tidak sesuai, bahkan cenderung mengedarkan minuman keras secara bebas tanpa pengawasan.25/11/25
Lebih memprihatinkan lagi, ditemukannya anak-anak di bawah umur yang tidak terlindungi di area hiburan malam tersebut. “Ini jelas membahayakan. Banyak tempat yang izinnya tidak sesuai, bahkan sebagian besar diduga ilegal. Surabaya adalah titik paling rawan, dengan indikasi hampir 90 persen tempat hiburan malam tidak berizin,” tegas Nurul Hidayat.
Ia mendesak Kasatpol PP Jawa Timur untuk segera melakukan penyisiran dan penertiban menyeluruh. DPD Madas Sedara Jawa Timur juga tengah menyiapkan langkah investigasi langsung di lapangan. “Jika suara kami tidak didengar, kami siap turun aksi. Demi ketertiban dan keselamatan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.
Nurul menegaskan bahwa Madas Sedara bukan menolak hiburan, tetapi menolak pelanggaran. “Kami menghormati hak masyarakat untuk berekspresi. Tapi bukan berarti boleh melanggar aturan. Negara punya hukum, dan hukum harus ditegakkan,” tandasnya.
Gerakan ini akan dilakukan secara terstruktur bersama Ketua Umum DPP Madas Sedarah, Bung Taufik, yang disebut siap mendukung penuh langkah-langkah penertiban dan investigasi tersebut. Madas Sedara Jawa Timur juga mengajak seluruh jejaring Madas lainnya—termasuk Madas Serumpun, Madas Nusantara, dan ormas-ormas yang sepemikiran—untuk bersatu menyuarakan aspirasi ini.
“Kami bergerak bukan untuk mencari sensasi. Ini gerakan moral, gerakan aktivis. Saatnya kita menata Jawa Timur agar lebih baik, lebih aman, dan lebih bermartabat,” pungkas Nurul Hidayat.
Tiem Madas jatim
Editor:Anwar
