Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Keshatan

Hanya 2,8 Persen Warga Indonesia Sikat Gigi dengan Benar, PDGI Ingatkan Risiko Kesehatan Mulut

×

Hanya 2,8 Persen Warga Indonesia Sikat Gigi dengan Benar, PDGI Ingatkan Risiko Kesehatan Mulut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta-GNN.my.id 12 September 2025 — Hampir seluruh masyarakat Indonesia rutin menyikat gigi setiap hari. Namun, fakta mengejutkan terungkap: hanya 2,8 persen yang melakukannya dengan benar dan pada waktu yang tepat. Data ini disampaikan Ketua Umum Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Usman Sumantri, dalam media briefing menjelang Hari Kesehatan Gigi Nasional 2025.

Kebiasaan Salah yang Umum Dilakukan

Example 300x600

Mayoritas masyarakat menyikat gigi saat mandi pagi dan sebelum tidur malam. Padahal, waktu yang lebih efektif adalah setelah makan, terutama setelah sarapan dan setelah makan malam. Menyikat gigi segera setelah bangun tidur tanpa makan justru kurang tepat.

Selain itu, durasi menyikat gigi juga masih jauh dari ideal. Banyak orang hanya menggosok gigi sekitar 1–1,5 menit. Teknik menyikat pun sering asal-asalan, tanpa membagi area gigi secara menyeluruh dan mengakhiri dengan gerakan menggulung (“roll”).

Dampak Kurangnya Perawatan

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) mencatat, 57 persen penduduk usia lebih dari tiga tahun mengalami masalah gigi dan mulut. Sayangnya, hanya 11,2 persen atau sekitar 3 juta orang yang benar-benar mencari pengobatan.

Rekomendasi Cara Menyikat Gigi yang Benar

PDGI menekankan pentingnya:

1. Waktu yang tepat: setelah sarapan dan setelah makan malam.

2. Durasi: lebih dari 1,5 menit.

3. Teknik: mulai dari kiri bawah → depan → kanan bawah → kanan atas → depan atas → kiri atas, lalu akhiri dengan gerakan roll.

4. Edukasi sejak dini: kebiasaan baik perlu ditanamkan bahkan sebelum gigi anak tumbuh, dengan rutin membersihkan gusi bayi.

Pentingnya Edukasi

Fenomena ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat soal kebersihan gigi sudah cukup tinggi, tetapi praktik yang benar masih rendah. PDGI menegaskan perlunya edukasi berkelanjutan melalui sekolah, fasilitas kesehatan, maupun media agar angka kesehatan gigi di Indonesia meningkat.

Anwar

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *