Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Keshatan

Tokoh Lintas Agama Serukan Persatuan, Dukung Pemerintah Atasi Persoalan Bangsa

×

Tokoh Lintas Agama Serukan Persatuan, Dukung Pemerintah Atasi Persoalan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oke, saya buatkan versi berita jurnalistik dari pernyataan sikap itu. Saya rapikan agar sesuai gaya pemberitaan media, netral, jelas, dan tidak terkesan copy-paste.

 

Example 300x600

 

JAKARTA – GNN.Sejumlah tokoh lintas agama dan pemimpin spiritual Nusantara yang dimotori oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan pernyataan sikap bersama terkait kondisi Indonesia terkini. Pernyataan itu dibacakan oleh sembilan perwakilan tokoh agama dalam pertemuan singkat di Sekretariat MUI, Jalan Proklamasi 51, Menteng, Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Dalam pernyataannya, para tokoh agama menyampaikan rasa duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka akibat berbagai peristiwa belakangan ini. Mereka mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, sementara para korban mendapat kedamaian di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Selain itu, tokoh lintas agama mengajak masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang bersumber dari media sosial atau pesan berantai yang belum jelas kebenarannya. Hal ini dinilai penting untuk menjaga suasana damai sebagai modal utama kehidupan berbangsa.

Mereka juga menekankan bahaya provokasi, adu domba, dan benturan, baik antaragama, antarsuku, maupun antargolongan. Aspirasi publik, kata mereka, sebaiknya disampaikan dalam koridor demokrasi yang beradab, tanpa merusak persatuan nasional.

“Perbedaan adalah bagian dari demokrasi, tetapi jangan sampai diperalat untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” bunyi pernyataan sikap tersebut.

Para tokoh menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, anarkisme, provokasi di media sosial, hingga perusakan fasilitas umum. Hak menyampaikan pendapat, menurut mereka, harus dijalankan secara damai dan bermartabat.

Mereka juga mengajak aparat negara untuk bersikap adil, profesional, transparan, serta mengedepankan dialog dalam menangani dinamika sosial. Aparat penegak hukum diminta tidak bertindak berlebihan, melainkan mengedepankan pendekatan persuasif demi menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat.

Lebih jauh, tokoh lintas agama menyerukan penguatan persatuan, toleransi, dan solidaritas lintas suku maupun agama. Mereka berharap pemerintah mampu menjadikan momentum peristiwa yang terjadi sebagai bahan evaluasi demi kepemimpinan yang adil, tulus, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Dalam poin terakhir, para tokoh menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan penyelesaian berbagai persoalan bangsa.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi bangsa Indonesia, menjaga persatuan, serta menghadirkan kedamaian demi keutuhan NKRI,” tutup pernyataan sikap tersebut.

Editor:Anwar S.s

Pewarta:Jacop eraste

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *