Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Keshatan

Senator Lia: Jawa Timur Baik-Baik Saja, Aksi Demo Dinilai Tidak Perlu

×

Senator Lia: Jawa Timur Baik-Baik Saja, Aksi Demo Dinilai Tidak Perlu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Surabaya-Global Nasional News.my.id 23 Agustus 2025 – Menanggapi rencana demonstrasi besar yang akan digelar pada 3 September 2025 di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan bahwa kondisi Jawa Timur saat ini tetap kondusif dan tidak memerlukan aksi-aksi massa yang berpotensi mengganggu stabilitas.

“Jawa Timur ini baik-baik saja, apik-apik wae, tidak ada alasan untuk demo yang mengganggu produktivitas,” ujar Ning Lia melalui pernyataan resminya. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi provinsi ini menunjukkan tren positif, dengan capaian 5,23% pada semester I/2025—lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,12%.

Example 300x600

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu juga mengajak masyarakat untuk lebih fokus pada karya dan prestasi, bukan aksi demonstrasi di hari kerja yang dapat menimbulkan kemacetan dan kerugian waktu.

MAKI Jatim Siap Gelar Aksi Tandingan

Sikap serupa juga disampaikan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur. Melalui Koordinator Wilayah Jatim, Heru Satriyo, MAKI menyatakan siap melakukan aksi tandingan di tanggal yang sama.

“Seruan demo dengan narasi ‘turunkan gubernur’ adalah bentuk provokasi. Tidak berdasar dan hanya memperkeruh suasana,” tegas Heru.

MAKI juga membantah isu yang menyebut adanya pungli dan penyalahgunaan dana hibah oleh pemerintah provinsi. Mereka menilai kepemimpinan Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil Dardak berjalan baik dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Tuntutan Demonstrasi 3 September

Rencana aksi unjuk rasa yang viral di media sosial mengusung tiga tuntutan utama, yaitu:

1. Penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor (mobil dan motor).

2. Pengusutan dugaan korupsi dana hibah triliunan rupiah di Jawa Timur.

3. Penghapusan pungutan liar di sekolah-sekolah negeri tingkat SMA/SMK.

Demo dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Ajakan Menjaga Stabilitas

Senator Lia dan MAKI Jatim sama-sama menyerukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terbukti kebenarannya. Mereka menilai bahwa jalur dialog, transparansi, dan kerja sama jauh lebih produktif dibanding aksi jalanan yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Demo yang tidak jelas tujuannya hanya akan menyita waktu dan menghambat produktivitas. Kita lebih baik berkarya dan memperkuat prestasi Jawa Timur,” pungkas Lia.

Kesimpulan:

Senator Lia Istifhama dan MAKI Jatim menilai kondisi Jawa Timur stabil dan menolak rencana demo 3 September.

Rencana aksi dinilai mengandung unsur provokatif dan tidak produktif.

Masyarakat diajak fokus pada pembangunan, bukan pada narasi yang berpotensi memecah belah.

editor:Agustina S.sos

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *