Agama

Festival 1 Muharram 1448 H di Lombok Timur Meriah, Aktivis Jawa Timur Apresiasi Inovasi Pemkab

Selong, Lombok Timur –GNN.Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lombok Timur menggelar rangkaian kegiatan Festival 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai bentuk syiar Islam, pelestarian budaya daerah, sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM. Festival ini menjadi salah satu agenda besar daerah dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Pada Senin (15/06/2026), masyarakat dari berbagai instansi, organisasi, dan elemen masyarakat tampak memadati kawasan Selong untuk mengikuti pawai dan pembukaan festival.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari dengan keikutsertaan peserta dari berbagai kalangan yang mengenakan pakaian muslim serba putih serta membawa spanduk dan atribut bertema Muharram.

Suasana kebersamaan dan semangat menyambut tahun baru Hijriah begitu terasa sepanjang jalannya pawai. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar keagamaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan persatuan masyarakat Lombok Timur.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, sebelumnya menyampaikan bahwa Festival 1 Muharram tidak hanya bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Pemerintah daerah mendorong keterlibatan pelaku UMKM, seniman lokal, komunitas budaya, serta berbagai elemen masyarakat agar festival ini menjadi ruang promosi budaya dan ekonomi yang mampu mengangkat potensi daerah. Berbagai kegiatan yang digelar diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat ke pusat-pusat kegiatan ekonomi selama festival berlangsung.

Penyelenggaraan Festival 1 Muharram 1448 H juga mendapat apresiasi dari seorang aktivis pemerhati kebijakan publik asal Jawa Timur Sumenep yang kebetulan sedang berada di Lombok Timur saat kegiatan berlangsung. Menurutnya, konsep festival yang memadukan nilai keagamaan, budaya, dan pemberdayaan ekonomi merupakan langkah positif yang patut diapresiasi.

Ia menilai Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berhasil menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menggerakkan sektor ekonomi rakyat melalui keterlibatan UMKM dan pelaku usaha lokal.

“Festival seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM dan komunitas lokal untuk berkembang. Ini merupakan langkah yang sangat baik dan layak menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap Festival 1 Muharram 1448 H dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Selain melestarikan tradisi dan budaya lokal, festival ini juga diharapkan mampu memperkuat persatuan, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, serta memperkenalkan Lombok Timur sebagai daerah yang religius, kreatif, dan berdaya saing.

Agustina

Editor:Arya

Exit mobile version