Politik

AS Tekan Venezuela Putus Kerja Sama dengan China, Rusia, Kuba, dan Iran Washington/Caracas

GNN.my.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan memberikan tekanan diplomatik kepada pemerintah Venezuela agar menghentikan kerja sama dengan China, Rusia, Kuba, dan Iran. Langkah tersebut dikaitkan dengan upaya Amerika Serikat untuk memperkuat pengaruhnya di Venezuela, khususnya di sektor energi dan ekonomi.8/1/26

Menurut laporan media internasional, tekanan itu disampaikan sebagai bagian dari syarat peningkatan hubungan ekonomi dan kerja sama minyak antara Washington dan Caracas. Pemerintahan AS disebut meminta Venezuela memprioritaskan kemitraan strategis dengan Amerika Serikat serta mengurangi ketergantungan pada negara-negara yang selama ini menjadi mitra dekat Venezuela.

Namun demikian, sejumlah pengamat menilai narasi yang menyebut AS “memerintahkan” Venezuela untuk mengusir negara-negara tersebut bersifat berlebihan. Tekanan yang dilakukan lebih berupa tuntutan diplomatik dan negosiasi politik, bukan instruksi resmi yang langsung diberlakukan secara sepihak tanpa persetujuan pemerintah Venezuela.

Kebijakan ini dinilai sebagai bagian dari strategi geopolitik AS untuk membatasi pengaruh China, Rusia, Iran, dan Kuba di kawasan Amerika Latin, sekaligus mengamankan kepentingan energi Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Venezuela terkait apakah tuntutan tersebut akan dipenuhi. Sementara itu, langkah Washington ini diperkirakan akan memicu dinamika baru dalam hubungan internasional di kawasan dan berpotensi mendapat respons dari negara-negara yang disebutkan.

Editor:Arya

Exit mobile version