Sumenep,Rubaru-GNN-my.id Di pelosok-pelosok Rubaru, seorang kurir muda melaju membawa amanah. Upah yang ia terima mungkin tak seberapa, namun tanggung jawab yang dipikulnya jauh lebih besar. Ia bekerja bukan hanya atas nama kantor dan perusahaan tempatnya mencari nafkah, tetapi juga demi kepercayaan pelanggan yang menunggu pesanannya sampai dengan selamat.13/12/25
Di balik jaket sederhana dan motor yang ia kendarai, ada tanggung jawab keluarga yang harus ditunaikan. Setiap perjalanan adalah usaha untuk mencukupi kebutuhan rumah, menyambung hidup, dan menjaga martabat dengan cara yang halal. Tidak ada gengsi dalam keringat, tidak ada rasa malu dalam bekerja jujur.
Banyak dari mereka masih berusia muda. Namun kedewasaan mereka tercermin dari pilihan hidup: bekerja keras daripada berpangku tangan, mengantar amanah daripada mengeluh. Mereka tahu, rezeki yang halal meski sedikit jauh lebih bernilai daripada hasil yang instan namun mengabaikan tanggung jawab, ungkap Bang Arya pemerhati lingkungan sosial.
Sudah sepantasnya kita memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para kurir. Mereka adalah wajah ketulusan di pelosok desa, penghubung antara perusahaan, pemesan, dan keluarga yang menanti di rumah. Tanpa banyak kata, mereka terus bergerak, membuktikan bahwa kerja keras dan kejujuran masih hidup di Rubaru.
Editor:Anwar
