Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Prabowo Geram: BUMN Rugi Tapi Tetap Bagikan Bonus, Dinilai Akal-akalan yang Merugikan Negara

×

Prabowo Geram: BUMN Rugi Tapi Tetap Bagikan Bonus, Dinilai Akal-akalan yang Merugikan Negara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA –GNN.Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai melakukan praktik tidak masuk akal. Pasalnya, meski mencatat kerugian, perusahaan pelat merah tersebut tetap nekat membagikan bonus kepada jajaran direksi maupun karyawannya.

Prabowo menilai tindakan itu sebagai bentuk “akal-akalan” yang merugikan negara. Ia bahkan tidak segan menyebut langkah tersebut sebagai tindakan “brengsek” karena sama sekali tidak mencerminkan rasa tanggung jawab terhadap rakyat.

Example 300x600

“Bagaimana bisa BUMN yang jelas-jelas merugi, malah bagi-bagi bonus? Ini benar-benar akal-akalan, brengsek bener,” tegas Prabowo dalam sebuah pernyataan yang disampaikan dalam rapat terbatas, sebagaimana dilaporkan sejumlah media, Senin (29/9/2025).

Menurutnya, logika bisnis yang sehat seharusnya berjalan seimbang: jika perusahaan untung, barulah wajar memberikan apresiasi dalam bentuk bonus. Namun, jika justru merugi, tindakan membagi-bagikan bonus tidak hanya melanggar etika, tetapi juga memperlihatkan lemahnya pengawasan internal.

Prabowo menambahkan bahwa BUMN adalah perusahaan negara yang mengelola aset rakyat, sehingga semestinya menjadi contoh dalam hal transparansi, akuntabilitas, serta disiplin keuangan. “BUMN bukan milik segelintir elite, tapi milik bangsa. Jangan main-main dengan uang rakyat,” ujarnya.

Lebih jauh, Prabowo juga meminta Kementerian BUMN untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen perusahaan pelat merah yang masih kerap merugi namun tetap melakukan praktik pemborosan. Ia menegaskan akan ada sanksi tegas bagi direksi maupun manajemen yang terbukti mengutamakan kepentingan pribadi ketimbang kepentingan negara.

Kritik Prabowo ini menambah sorotan publik terhadap kinerja sejumlah BUMN yang masih mengalami kerugian, namun tetap memunculkan polemik terkait pembagian insentif maupun bonus kepada jajaran pimpinan. Masyarakat pun mendesak agar pemerintah lebih serius menertibkan praktik tersebut demi menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan BUMN.

Anwar

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *