Pasangkayu, Sulawesi Barat –GNN.Kasus pembunuhan sadis terhadap seorang karyawati PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bernama Hijrah (19) menggemparkan masyarakat Kabupaten Pasangkayu. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan tidak bernyawa di sebuah kebun kelapa di Dusun Tanga-Tanga, Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo.24/9/2025
Berdasarkan informasi, korban awalnya dibonceng pelaku dengan alasan mengambil setoran. Namun, bukannya menuju lokasi pekerjaan, korban malah dibawa ke kebun. Di sana, korban diduga mendapat perlakuan keji sebelum akhirnya dibunuh.
Polres Pasangkayu bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka berinisial RS (33). Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. “Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, AKP Rully Marwan,
Tragedi ini memicu amarah warga. Ratusan orang melampiaskan emosinya dengan merusak rumah milik pelaku. Kondisi rumah hancur berantakan setelah diamuk massa. Polisi pun terus melakukan penjagaan untuk mencegah kerusuhan meluas.
Dari keterangan awal, tersangka mengaku sempat berselisih dengan korban hingga berujung pada tindak kekerasan yang menghilangkan nyawa. Bahkan, tersangka diduga sengaja melepas pakaian korban untuk mempermalukan jasadnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan mendalam pihak kepolisian. Sementara itu, keluarga korban meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras akan pentingnya perlindungan terhadap pekerja lapangan, khususnya perempuan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Anwar



















