Jakarta –Global Nasional News.my.id Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan tanggapan menohok terhadap kritik yang menyebut dirinya hanya pandai berpidato tanpa tindakan nyata. Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa dirinya menyadari keterbatasan, namun ia menekankan pentingnya keberanian menyampaikan visi dan gagasan kepada rakyat.
“Saya hanya bisa berpidato,” ujar Presiden Prabowo dalam sebuah kesempatan. Ucapan itu sontak menjadi sorotan publik, sekaligus menimbulkan beragam tafsir di kalangan masyarakat. Sebagian menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk kerendahan hati, sementara yang lain menganggapnya sebagai jawaban diplomatis terhadap kritik yang kerap diarahkan kepadanya.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pidato bukan sekadar rangkaian kata. Menurutnya, pidato adalah sarana menyampaikan tekad, semangat, serta arah kebijakan yang akan dijalankan pemerintahannya. Ia menambahkan, segala program dan keputusan strategis tetap dilaksanakan bersama jajaran kementerian dan lembaga negara.
Pernyataan Presiden Prabowo ini juga menjadi bahan diskusi hangat di ruang publik, terutama di media sosial. Banyak warganet memberikan respons beragam—ada yang mendukung dengan menyebut Prabowo sebagai sosok pemimpin jujur dan terbuka, namun tak sedikit pula yang mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam merealisasikan janji politik.
Sejauh ini, Presiden Prabowo masih terus mendorong implementasi berbagai program prioritas nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan, modernisasi pertahanan, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.
Ica



















