Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sosial

Madas Sedarah Wonokromo Bangun Kesadaran Hukum dan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Cangkrukan Edukatif

×

Madas Sedarah Wonokromo Bangun Kesadaran Hukum dan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Cangkrukan Edukatif

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

​SURABAYA –GNN// Ormas Madura Asli (Madas) Sedarah melalui Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Wonokromo sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif dan religi bertajuk “Cangkrukan Hukum & Sosialisasi Penanggulangan Bencana”. Acara yang berlangsung hangat ini mengusung semangat sinergi antara pemahaman hukum, kesiapsiagaan warga, dan penguatan nilai spiritual.Minggu 18 mei 2026

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Madas, Bung Tofik, SH., MH., yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif akar rumput dalam mencerdaskan anggota dan masyarakat sekitar. Turut hadir pula perwakilan dari Bhabinkamtibmas Polsek Wonokromo sebagai bentuk sinergi antara ormas dan aparat penegak hukum dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Example 300x600

​Poin Utama Kegiatan:
​Literasi Hukum & Mitigasi Bencana:
Bapak Anang Kustyawan hadir sebagai narasumber utama yang mengupas tuntas pentingnya kesadaran hukum bagi masyarakat sipil serta langkah-langkah taktis dalam penanggulangan bencana. Materi ini bertujuan agar warga Wonokromo lebih tanggap dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat.

​Merajut Ukhuwah Islamiyah:
Sesi religi diisi oleh KH. Safii, Al. Haq. M.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi (ukhuwah) di tengah keberagaman, agar organisasi tetap solid dan membawa manfaat bagi umat.

​Dialog Interaktif (Cangkrukan):
Mengambil konsep khas Surabaya, “Cangkrukan”, acara berlangsung dengan diskusi dua arah yang santai namun berbobot, memungkinkan anggota DPAC Wonokromo bertanya langsung mengenai persoalan hukum sehari-hari kepada para ahli.

​Pernyataan Penutup
​Ketua Umum Madas, Bung Tofik, SH., MH., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini adalah ruh dari organisasi.
​”Madas bukan sekadar tempat berkumpul, tapi wadah belajar. Dengan paham hukum dan sigap bencana, kita menjaga martabat; dengan bershalawat dan menjaga ukhuwah, kita menjaga hati,” ujarnya.

​Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah untuk memperkuat keakraban antar anggota DPAC Wonokromo, tokoh masyarakat, dan pihak kepolisian.

Aziz

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *